Tuesday, 19 June 2018

Inilah daftar nama yang ditemukan dan daftar nama yang hilang

AKBP Marudut Liberty (Foto dokumen agresifnews) 
AGRESIFnews,  simalungun - Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menegaskan bahwa hingga saat ini, pengaduan korban kehilangan telah mencapai 49 orang dan bisa saja nama-nama korban pengaduan bertambah, seiring semakin banyaknya keluarga korban yang berdatangan membuat laporan.
Menurut Kapolres Simalungun tersebut, sampai jam 04.00 WIB pagi, korban yang dilaporkan hilang mencapai 49 hilang, 19 korban selamat dan1 meninggal dunia.
"Kalau nanti jarak pandang sudah terlihat, pencarian akan langsung dilakukan," kata Marudut, Selasa (19/6/2018) pagi.
Data penumpang yang selamat dan masih hilang dipasang di posko KM Sinar Bangun di Kecamatan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumut, Selasa (19/6/2018). Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Kemenhub, Budi Setiyadi sempat melihat papan yang berisi data korban tersebut.

"Ada 19 korban yang berhasil dievakuasi. 18 selamat, 1 meninggal," ujar Budi kepada wartawan di lokasi. 
Berikut data penumpang KM Sinar Bangun yang berhasil ditemukan, sesuai data yang terpasang di posko:

1. M Fikri (21) asal Indrapura 
2. Heri Nainggolan (23) asal Panitongah 
3. Jamuda (17) asal Bunga-bunga
4. Hernando Lingga (24) asal Morawa
5. Sri Santika (26) asal Kuala Tanjung
6. Rahma Saputra (22) asal Indrapura
7. Riko Suabat (26) asal Kota Pinang
8. Tiambung Situmorang (16) asal Aek Kanopan
9. Hermanto Turnip (27) asal Tiga Ras
10. Suhendra (22) asal Pematang Siantar
11. Sanri Sianturi (23) asal Lubuk Pakam
12. Dedi Setiawan (29) asal Lubuk Pakam
13. Hafni (29) asal Pematang Siantar
14. Toni (29) asal Kota Pinang
15. Roni (17) asal Raja Huta
16. Rido Wibowo (22) asal Binjai
17. Juwita Morga (32) asal Serbelawan
18. Josua Sinaga (18) alamatnya tidak diketahui.
19. NN, meninggal

Berikut data penumpang KM Sinar Bangun yang dilaporkan hilang:
Ko 

Share:

Detik detik tenggelamnya kapal pariwisata di danau toba


AGRESIFnews,  Telah terjadi peristiwa tengelamnya kapal wisata didanau toba,  yang diketahui berdasarkan Informasi,  kapal tersebut menampung sebanyak 80 orang wisatawan,  sekitar jam 17.30 kapal tersebut diketahui tengelam,
banyak terdengar teriakan dari kapal tersebut,  dan secara berlahan lahan kapal tersebut pun tenggelam hingga saat ini belum ada Informasi berapa korban peristiwa kapal tenggal tersebut. 
Share:

Tenggelamnya kapal KM. Sinar Bangun diperairan Danau Toba Parapat

AGRESIFnew,  Toba - Penumpang dan awak Kapal Ferry yang melintasi perairan Danau Toba Prapat menuju Pelabuhan Tigaras dikagetkan dengan banyaknya orang yang berada diperairan danau,  diketahui mereka adalah penumpang kapal KM. Sinar Bangun,  yang mengalami kapalnya tengelam yang diduga akibat cuaca buruk.
Salah seorang penumpang inisial A.S(41) mengatakan melihat banyak orang yang berada di danau sambil teriak
"Banyak orangnya,  yang terapung diperairan danau toba,  sambil teriak minta tolong,  kaget kami lantas meminta awak kapal ferry ini lah untuk menolong,  kasian kali mereka" Ujar A. Sitorus didalam kapal ferry penyeberangan. Senin(18/6)

Korban yang berhasil diselamatkan dibawa ke puskesmas terdekat,  sedangkan korban lainnya masih dalam pencarian Tim Gabungan Basarnas, Marinir dan Kepolisian. (R. Tarigan)

VIDEO PERISTIWA

Share:

Padat Pengunjung. Sewa Penginapan di Kawasan Pantai Anyer Naik

Pantai Anyer di penuhi wisata dari luar kota (Foto :Agus Suherlan) 

AGRESIFnews, Serang- Kawasan wisata Pantai Anyer, Kabupaten Serang Banten dipadati wisatawan selama liburan hari raya Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriyah, atau sejak  dua hari setelah perayaan Idul Fitri, Minggu (17/6).

Para pengunjung ini, umumnya datang dari berbagai daerah seperti halnya Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).  Mereka tidak hanya memenuhi tempat rekreasi pantai terbuka, namun puluhan hotel dan penginapan di kawasan tersebut, penuh dengan wisatawan yang menginap sejak satu hari setelah Lebaran.

Oji (49), salah satu pemilik penginapan yang berada di Kecamatan Cinangka mengatakan, bahwa tingkat hunian penginapan miliknya telah terisi penuh dan dipesan  sejak dua pekan sebelum lebaran. Dan umumnya, hampir semua hotel maupun penginapan yang ada disepanjang pantai telah terisi penuh sebelum lebaran, meskipun harga sewa bisa diatas hari biasa.

"Seluruh kamar di penginapan kami 100 persen penuh dan telah dipesan oleh wisatawan jauh hari sebelum lebaran," kata Oji, Selasa (19/06) saat ditemui wartawan agresifnews.com

Di tempat terpisah, Iwan (33), warga cinangka yang juga berprofesi sebagai penjaga salah satu pantai di kawasan tersebut menyatakan, bahwa pada lebaran kali ini tingkat kunjungan wisatawan di pantai yang ia kelola, naik seratus persen lebih dibandingkan hari biasa. Menurutnya, hal ini biasanya terjadi sampai masa liburan atau cuti para pengunjung yang rata-rata pegawai dan karyawan habis.

"Biasanya, tempat wisata akan kembali sepi jika masa cuti nasional telah habis, setelah itu pengunjung yang datang hanya orang lokal," jelasnya.

Berdasarkan pantuan agresifnews.com kepadatan pengunjung ke Pantai Anyer ini mengakibatkan jalan utama Anyer -Pandeglang menjadi padat bahkan sesekali terjadi kemacetan di setiap persimpangan jalan akibat keluar masuk kendaraan.

Bahkan di jalur alternatif Pantai Anyer juga terlihat padat. Salah seorang warga Anyer, Judin (30)  mengatakan jaluar Serang - Anyer normalnya bisa ditempuh satu jam, tapi saat liburan Lebaran tahun ini ditempuh dengan waktu 6-7 jam.

"Jalur alternatif wisata Anyer seperti jalan Serang-Gunung Sari - Anyer juga  macet karena kondisi jalannya sempit," jelasnya.

"Pengunjung tidak hanya menggunakan mobil tetapi juga ada yang menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor. Kondisi ini membuat macet,” urainya (Agus S)
Share:

Monday, 18 June 2018

Komjen Pol M. Iriawan resmi menjadi PJ Gubenur Jawa Barat

Pelantikan Pj. Gubenur Jawa Barat (foto : Ilyas)

AGRESIFnews, Bandung - Komjen Pol M. Iriawan atau yang akrab dipanggil Iwan Bule pagi ini dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sebagai Pejabat (PJ) Gubenur Jawa Barat.
Usai Pelantikan Tjahjo berpesan, PJ Gubenur memiliki dua fungsi pokok dalam rangka menjaga menjaga stabilitas daerahnya.
"Selalu berkoordinasi dengan KPU, Bawaslu untuk mensukseskan pilkada yang demokratis, termasuk menguatkan kepercayaan masyarakat kepada kepolisian dengan didukung oleh TNI mengamankan, menjaga stabilitas pilkada yang akan datang,” kata Tjahjo dalam sambutannya di Gedung Merdeka, Bandung, Senin (18/6).
“Khusus untuk Pj Gubernur, untuk mengefektifkan ini, kami mengharapkan untuk meningkatkan komunikasi yang intens dengan DPRD Jabar. Semisal ada kebijakan politik untuk pembangunan masyarakat di Jabar,” tuturnya.
Selain itu, menurut Tjahjo, Pj Gubernur juga harus bisa melanjutkan program-program kerja yang telah sukses dijalankan oleh kepala daerah sebelumnya. Ia juga meminta Iwan Bule tak lupa berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota agar pelayanan publik dapat berjalan dengan baik.
“Kepada Pj, laksanakan tugas-tugas dengan berpedoman kepada Nawa Cita atau 9 strategis target kerja pemerintah pusat yang disesuai dengan kondisi geografis dan sosial masyarakat di Jabar. Pj Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah harus bisa cepat berkoordinasi dengan kabupaten/kota dalam rangka penyelenggaran pelayanan publik,” ujarnya.
Selain itu, Tjahjo juga meminta Iwan Bule untuk menjaga netralitas segenap ASN di Pemda Jabar. “Menjaga netralitas ASN, saya yakin tidak hanya Pj Gubernur, tapi juga semua aparatur pemerintah akan selalu mengawasi dan diawasi oleh Panwas masyarakat, termasuk media massa. Karena Jabar adalah pemilih terbesar dalam konteks pilkada maupun Pemilu 2019,” jelas Tjahjo.
Dia menambahkan, Pj Gubernur juga harus bisa lakukan deteksi dini di area rawan pilkada. Dengan mengerahkan pasukan mulai dari Polri, TNI, hingga Satpol PP.
“Kami yakin pemerintah sadar bahwa pilkada ini aromanya pileg dan pilpres. Deteksi dini area yang dianggap rawan. Lawan politik uang. Mari kita junjung tinggi kampanye adu program dalam upaya utuk mempercepat pembangunan masyarakat daerah dan negara demi masyarakat bangsa kita ke depan yang harus semkin baik,” pungkasnya.(Ilyas)
Share:

A. RIZA patria : Ada Rekayasa dan Maksud Lain Iwan Bule Jadi Pj Jabar-1

Politikus Gerindra Ahmad Riza Patria (Foto:Raffy) 

AGRESIFnews, Jakarta - Komjen Pol M. Iriawan ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat menuai polemik. Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Gerindra, Ahmad Riza Patria menilai, pemerintah membohongi publik. Riza menilai pemerintah seharusnya lebih berhati-hati dalam menyikapi sebuah masalah. Apalagi wacana pengangkatan Iwan Bule sempat mencuat pada Februari lalu, meski kemudian dibatalkan karena menuai kritik. "Seharusnya pemerintah (khususnya) presiden lebih sensitif, lebih hati-hati menyikapi masalah yang ada di masyarakat. Kami jadi curiga kelihatan sekali ada perencanaan, ada rekayasa, ada maksud tertentu. Orang jadi curiga kan ini ada apa. Kita minta klarifikasi pemerintah," kata Riza kepada agresifnews.comSenin (18/6).
Riza mengaku heran keputusan pemerintah menunjuk Iwan Bule sebagai Pj Gubernur. Padahal, kata dia, saat wacana ini mencuat pada dan menuai kritik, pemerintah akhirnya membatalkannya. Ini (wacana pengangkatan Iwan Bule) ada sebetulnya. Dulu itu kan diusulkan beberapa bulan yang lalu (kemudian jadi polemik. Masyarakat menolak karena dianggap mengganggu netralitas Pilkada Jabar. Kalau diambil Pj Gubernur dari polisi kan tidak bijaksana. Lebih baik ambil dari Kemendagri atau PNS lainnya atau Sekda enggak apa-apa," tuturnya. Bahkan, lanjut dia, Menko Polhukam Wiranto juga telah menyatakan tidak akan mengangkat Iwan Bule sebagai Pj Gubernur. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, kata Riza, juga sudah setuju dengan hal itu.
"Ketika polemik beberapa bulan lalu, Pak Wiranto, Kapolri juga setuju tidak jadi atau ditolak Pj Gubernur dari polisi, sudah bagus kan. Kemendagri juga sudah oke, Pak Iriawan kan sudah diangkat jadi pejabat di Lemhanas bulan Maret lalu, pangkatnya naik jadi bintang 3, terus kok hari ini kita mendengar berita yang lain, Pak iriawan jadi diangkat Pj Gubernur. Ini kan jadi masalah, ini ada apa," ujarnya heran. (aryo)
Share:

KPU Jakarta Barat mengelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi

Penandatangan Hasil Rekapitulasi (foto : anto) 

AGRESIFnews, Jakarta -  Komisi Pemilihan Umum Kota Jakarta Barat mengelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS)  Tingkat Kota Jakarta Barat untuk Pemilu Tahun 2019.
Rapat Pleno di buka oleh Ketua KPUD Jakarta Barat Saryono Noto, S. Kom,  di Hotel Grand Tjokro.
Saryono menegaskan bahwa rekapitulasi dilaksanakan berdasarkan perintah PKPU
" ya dikarenakan kami KPUD Jakarta Barat diberi waktu mengelar antara tanggal 15 s.d 17 Juni 2018, maka yang kita laksanakan pada tanggal 17 Juni ini,  karena tanggal 15 dan 16 Juni masih libur Idhul Fitri"kata Saryono pada saat membuka Rapat pleno Minggu(17/6)
Komisoner KPU lainnya H. Sumardi mengungkapkan bahwa rekapitulasi ini berdasarkan pengecekan Pantarlih dan di Input di PPS dan PPK.
"Pantarlih yang ada di Jakarta Barat sebanyak 6748 orang berdasarkan perkiraan TPS,  dimana TPS diamanatkan paling banyak 1 TPS adalah 300 Pemilih,  sehingga setelah dilakukan pencocokan KTP dan pengecekan oleh Pantarlih maka terdapat penurunan Jumlah Pemilih dikarenakan ada beberapa faktor sehingga TPS berdasarkan Jumlah Pemilih ditetapkan sebanyak 6706 TPS"ujar H. Sumardi
Adapun Peserta yang hadir dari seluruh Parpol Peserta Pemilu dan Stakeholder.  (rst)

Share:

Sunday, 17 June 2018

JALUR PANTAI ANYER MACET, BERKAH BUAT PEDAGANG ASONGAN

Pedagang mendapat berkah atas kemacetan (foto : Agus Suherlan) 

AGRESIFnews,  Serang - Kepadatan arus lalu lintas yang terjadi hampir di seluruh jalur Pantai Anyer , Kabupaten Serang, Banten memberikan berkah tersendiri bagi para pedagang musiman dengan banyaknya pembeli.

Iwan (31 tahun), penjual es kelapa muda dan kopi yang sehari-hari berprofesi sebagai karyawan disebuah hotel, kepada agresifnews.com mengaku setiap kali macet di jalur tersebut, ia dan istrinya selalu berjualan es dan kopi.

"Kalau hari biasa, saya kerja sebagai OB dihotel. Tapi kalau hari lebaran, saya biasa minta cuti untuk berjualan. Sebab, biasanya kalau lebaran ketiga, disini sudah macet, mas.  Lumayan, jualan dari pagi sampai sore bisa dapat uang ratusan ribu", kata Iwan, pria asal Palembang yang mengaku sudah dua tahun berprofesi sebagai pedagang musiman di simpang Pasar Anyer, Minggu (17/6).

Selain penjual Iwan, pedagang asongan lainnya juga ikut mendapatkan berkah macet dengan menjual tahu Sumedang, air minerak, rokok, dan kopi atau teh.

Kehadiran pedagang asongan ini cukup membantu masyarakat yang terjebak kepadatan sejak pagi untuk berbelanja makanan menghalau lapar atau sekadar membeli camilan.

Warga yang ingin berlibur ke pantai juga tidak mempermasalahkan kemacetan karena sudah memprediksi akan terjadi kepadatan arus saat libur lebaran.

"Kita sudah bersiap diri. Sudah tahu pasti akan macet. Kita ingin liburan jadi santai aja," kata Rudi (41) pengunjung dari Jakarta.

Rudi berangkat bersama tiga orang anggota keluarganya sejak pukul 05.00 WIB. Ia berencana berlibur ke Pantai Pasir Putih.

Hingga berita ini diturunkan arus lalu lintas di jalur Puncak masih terpantau padat. Kepadatan sudah terlihat di depan Pos Polisi Teneng. Antrean kendaraan dari arah Cilegon masih terus bergerak. (AS)
Share:

ATASI KEMACETAN, POLISI TERAPKAN SISTEM BUKA TUTUP


AGRESIFnews, Serang-  Jalur wisata di Anyer, Serang, Banten, mengalami kemacetan. Kemacetan mencapai 5 kilometer dari arah Cilegon-Pandeglang terjadi mulai pukul 10.00 WIB.

Titik-titik kemacetan terpantau di jalur wisata Cinangka dan Anyer. Kendaraan pribadi mendominasi kemacetan menuju arah Jakarta.

Dari pantauan  Agresifnews.com kemacetan terjadi lantaran banyaknya kendaraan pengunjung Pantai Anyer yang keluar-masuk berbarengan hingga menyebabkan kepadatan di beberapa titik.

Sementara itu, dari Teneng, kemacetan terus mengular hingga Ciparai dengan jarak 2 kilometer.

"Hari ini memang arus lalin padat, karena dominasi yang mau berwisata masih banyak, kemudian yang keluar dan check-out dari hotel banyak di jam yang sama," kata Kasubdit dikyasa ditlantas Polda Banten AKBP Tri Laksono, M.H, saat ditemui wartawan agresifnews.com di Pos Lalin Simpang Teneng Cinangka, Serang minggu (17/6).

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa pihaknya, dibantu personil brimob, sabhara dan dishub menerapkan sistem buka tutup untuk mengatasi kepadatan kendaraan.

"Alhamdulillah, cara tersebut efektif untuk mengatasi kecelakaan lalin di jalur ini" terangnya.(AS)
Share:

LSM Riau corruption wach melaporkan dugaan korupsi Proyek di RSUP Fatmawati

AGRESIFnews,  Jakarta - LSM Riau corruption wach melaporkan dugaan terjadinya kasus korupsi pembangunan Gedung Rawat Inap RSU Pusat Fatmawati milik Kementerian Kesehatan sebesar Rp 31 Miliar Tahun Angggaran 2007, dan Proyek Jasa Kebersihan dan Cleaning Service selama dua tahun berturut senilai Rp 24 Miiiar. 
Muren Mulkan Ketua Umum LSM Riau Corruption Wach mengungkapkan telah dihubungi Petugas KPK untuk meminta penjelasan ihwal terjadinya kasus korupsi RSUP Fatmawati, dan dugaan terjadinya Korupsi Penggunaan Anggaran dana APBN yang terjadi disana.
"ya kami melaporkan adanya dugaan penyimpangan anggaran di RSUP Fatmawati,  dan saya diminta hadir terkait laporan tersebut" ujar Muren Mulkan

Pada saat AGRESIFnews.com mencari Informasi ke Pihak RSUP Fatmawati tidak ada yang memberikan komentar terkait laporan dugaan tersebut. (rst) 

Share: